Inilah 4 Perbedaan Jurusan Arsitektur dan Arsitektur Interior

Inilah 4 Perbedaan Jurusan Arsitektur dan Arsitektur Interior

Perbedaan Jurusan Arsitektur dan Arsitektur Interior – Berbicara tentang berbagai jurusan kuliah, jurusan arsitektur sebenarnya cukup banyak peminatnya lho! Jika kita menggali lebih dalam ke departemen arsitektur, kita akan menemukan kembali istilah arsitektur interior. Lantas apa sebenarnya arsitektur utama interiornya? Apa perbedaan utama antara arsitektur dan arsitektur interior? Yuk, simak 4 perbedaan jurusan arsitektur dan arsitektur interior!

Apa itu arsitektur?

Sebelum membahas lebih jauh, kita perlu mengetahui apa itu arsitektur. Dari segi bahasa, arsitektur berasal dari kata Yunani arche (pondasi dan utama) dan tektoon (sesuatu yang berdiri kokoh atau kuat), sehingga dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari dasar-dasar bangunan yang kokoh. Secara umum, arsitektur adalah ilmu yang luas yang dilakukan berdasarkan perencanaan dimana dalam setiap tindakan memerlukan kepekaan dan logika yang sangat erat kaitannya dengan pemeliharaan kehidupan manusia dan bertujuan untuk memberikan kehidupan yang lebih baik.

Interior arsitektur apa itu?

Mungkin Anda lebih familiar dengan istilah desain interior. Menyalak! Jurusan arsitektur interior atau desain interior lebih fokus membahas interior pada bangunan dan tata letak objek serta pendekatan yang dilakukan terhadap gaya bangunan. Di jurusan arsitektur interior, mahasiswa akan belajar secara detail tentang furnitur dalam sebuah ruangan dan bagaimana pendekatan arsitektur yang baik agar orang yang tinggal di dalamnya merasa aman dan nyaman.

Mata Kuliah

Arsitektur

Beberapa mata kuliah di jurusan arsitektur adalah Estetika Arsitektur, Arsitektur Digital, Mekanika Teknik, Perancangan Kota, Perancangan Perumahan, Teknologi Material, Metode Transformasi Desain, Metode Pemrograman Perancangan Arsitektur, Perancangan Studio, dan sebagainya. Sedangkan Tugas Akhir yang umum dilakukan adalah mendesain bangunan kemudian menampilkan maketnya.

Arsitektur interior

Salah satu universitas yang menyediakan program studi arsitektur interior adalah Universitas Ciputra. Beberapa mata kuliah di jurusan arsitektur interior di Universitas Ciputra antara lain Gambar Teknik dan Pemodelan, Desain Ruang Kompak, Desain Rumah Tinggal, Tektonik Digital, Desain Ruang Komersial, Sistem Bangunan, Desain Berbasis Tempat Unik, Arsitektur Digital, Bangunan Hijau, Keramik untuk Produk Interior, dan lain-lain. -lain.

Prospek kerja

Arsitektur

Prospek kerja lulusan arsitektur sangat luas. Tidak hanya menjadi arsitek, lulusan arsitektur juga bisa terlibat dalam kebutuhan bisnis landscape seperti tanaman taman, dan lain sebagainya. Lulusan arsitektur juga bisa berkembang di pemerintahan, developer, hingga kontraktor. Pilihan karir lain untuk lulusan arsitektur termasuk penilai real estate, departemen perencanaan dan pengembangan real estate, dosen, dan pengusaha.

Baca Juga: Inilah Tips Membuat Judul Skripsi Agar Dosen Cepat Setuju

Arsitektur interior

Anda bisa menjadi arsitek interior dalam mendesain interior untuk bangunan tempat tinggal, bangunan komersial, rumah sakit dan bangunan lainnya. Selain itu, dengan pengetahuan Anda tentang arsitektur interior, Anda juga bisa menjadi kepala desain di konsultan interior, desainer perusahaan, atau desainer untuk pengaturan film, TV, teater, hingga menjadi pengamat dan kritikus.

Daftar Kampus Jurusan Arsitektur dan Arsitektur Interior

  • Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  • Institut Teknologi Sumatera (ITERA)
  • Universitas Bangalore
  • Universitas Binus
  • Universitas Diponegoro (Undip)
  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Islam Negeri Sunan Ampel
  • Universitas Sebelas Maret (UNS)

Arsitektur interior

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Ciputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *