Survey Lapangan “Kajian Potensi Wisata Kampung Dukuh”

Budidaya Ikan Nila Kelompok Mina Juliantoro Asri

Jogja, 26/06/2019 – Kampung Dukuh dengan budidaya ikan yang memanfaatkan saluran irigasi, akhir akhir ini sedang ramai dibicarakan. Selain sebagai tempat budidaya ikan, saluran irigasi juga dimanfaatkan sebagai taman edukasi bagi pengunjung yang datang ke Kampung Dukuh ini. Meski demikian Kampung Dukuh yang terletak di Kelurahan Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta masih menyimpan berbagai macam potensi yang dapat dikembangkan.

Wawancara Tim denga Pengurus Kelompok Mina Juliantoro Asri

Dalam survey lapangan ini, tim melakukan pengumpulan data untuk menunjang analisis dalam melakukan kajian. Dengan kondisi existing, tim melihat adanya banyak potensi baik dari segi ekonomi, seni dan budaya, maupun dari segi edukasi yang dapat dikembangkan sebagai obyek wisata yang menarik.

Saluran Irigasi Sebagi Tempat Budidaya Ikan

Budidaya ikan dengan memanfaatkan saluran irigasi ini sangat berpotensi dari segi ekonomi. Warga yang tergabung dalam kelompok Mina Juliantoro Asri ini mengakui bahwa omset yang diperoleh hingga puluhan juta dalam waktu 3 bulan / sekali panen.

Seni Mural menghiasi dinding di sekitar aliran irigasi

Meski budidaya ikan di saluran irigasi sangat berpotensi, terdapat keluhan dari pihak petani yang memanfatkan saluran irigasi sebagai pengairan sawah. Sehingga Tim juga harus memikirkan fungsi utama dari saluran irigasi tersebut. Perlu adanya kajian yang lebih mendalam terkait peraturan undang undang tentang saluran irigasi ini. Dengan adanya kajian ini diharapkan adanya win win solution yang diperoleh dalam menentukan kebijakan tanpa mengurangi fungsi dari saluran irigasi dan budidaya ikan tersebut.

Penulis : Syahidul Hakim, ST

Leave A Comment