FOCUS GROUP DISCUSSION KAJIAN INOVASI BATIK TULIS IMOGIRI

DINAS KEBUDAYAAN KABUPATEN BANTUL TAHUN 2019

Pada hari ini Jum’at tanggal delapan bulan agustus tahun dua ribu sembilan belas, pada pukul 09.00 – 11.00 WIB bertempat di Gazebo Batik Giriloyo, yang diikuti oleh peserta kurang lebih 60 (enam puluh) orang yang terdiri dari para pengrajin batik yang tergabung dalam paguyuban batik tulis giriloyo, perwakilan be-kraf, dan tenaga ahli pada kegiatan focus group discussion kajian inovasi batik tulis imogiri. Hasil dari FGD tersebut antara lain:

  1. Pembukaan kegiatan yang dilakukan oleh pembawa acara dilanjutkan sambutan oleh perwakilan paguyuban yaitu ibu waslihatun.
  2. Penjelasan terkait maksud dan tujuan kegiatan focus group discussion dan dilanjutkan penjelasan latar belakang serta permasalahan yang dihadapi pada usaha ekonomi kreatif. Penjelasan ini diberikan oleh tenaga ahli batik dan kesenian.
  3. Diskusi dan berbagi pengalaman yang dipandu oleh moderator yang menghasilkan antara lain:
NO ISU STRATEGIS PERMASALAHAN DAN POTENSI USULAN
1 Sumber daya manusia / pengrajin Terdapat 1000 orang pengrajin yang 70 orang di usia <30 tahun, 300 orang di usia > 60 tahun, dan usia produktif 630 orang di usia 30 – 60 tahun Perlu regenerasi dan kaderisasi pada anak di usia muda Sudah masuk pada muatan lokal membatik untuk sekolah-sekolah TK dan dasar di kabupaten bantul Sudah mahir dalam produksi Terdapat 12 kelompok, dan ada yang mandiri Sebagian memiliki keahlian dalam desain grafis batik, sebagian hanya sebagai pencanting saja.   Sudah berjalan dengan baik
2 Bahan baku dan alat produksi Semua bahan baku dan alat produksi sudah tersedia Harga dan ketersediaan selalu terjangkau tidak pernah terjadi kelangkaan Alat kompor sudah ada, manual atau listrik. Namun mereka lebih condong yang menggunakan manual Terdapat koperasi yang menangani bahan baku, namun sekarang kurang berjalan dengan baik.   Perbaikan manajemen koperasi untuk penyediaan bahan baku dan alat
3 Produksi Sudah berjalan sesuai dengan harapan untuk berproduksi pada setiap bulannya Produksi mengalami kelimpahan karena tidak semua produk langsung terjual Ketakutan adanya alat dan mesin batik yang hasilnya 98% mendekati batik tulis akan menggeser batik tulis hand made Sudah ada inovasi-inovasi desain motif batik.   Penguatan karakter batik tulis giriloyoProduksi inovasi batik melalui memperkaya desain Melakukan paten desain motifbatik Membuat diversifikasi produk
4 Pemasaran Desain pemasaran berbasis konvensional dan modern (internet marketing) Diperlukan admin dan tenaga-tenaga yang terampil dalam mengoperasikan pemasaran online Belum ada pengetahuan pada pembeli terkait falsafah dan fungsi dari masing-masing motif batik Terdapat jenis batik khas giriloyo yaitu batik sri gunggu, dan batik pring sedapur, batik suket ilalang. Diperlukan showroom khususnya yang belum memiliki showroom, diantaranya kelompok songgo langit, pringggondani (relokasi) Belum ada katalog produk dan penjelasan motif batik.   logo Hak paten pada produk Pembuatan katalog buku motif dan corak produk Katalog falsafah produk Bentuk packaging yang menarik dan mengandung falsafah produk.

Demikian hasil dari kegiatan focus group discussion kajian batik tulis sebagai bahan kami dari tim dalam menyusun kajian dengan tepat guna dan tepat sasaran.

Penulis: Moh. Khoir., S.IKOM., S.Hum

Leave A Comment