Batik Tulis Mahal?

Batik merupakan salah satu warisan kekayaan Budaya Indonesia yang berasal dari Jawa. Pada 2 Oktober 2009 batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage). Setelah ditetapkan oleh UNESCO nama batik di mata dunia mulai naik sehingga batik yang kaya akan nilai sejarah maupun seni mulai dilirik oleh pasar baik Nasional maupun Internasional. Meski demikian banyak yang beranggapan bahwa batik itu mahal, terlebih khusus untuk batik tulis. Lalu kenapa batik tulis bisa mahal?

Pada pertengahan bulan Mei 2019 kami bersama tim melakukan survey terkait kendala kendala yang dialami oleh pengrajin batik yang ada di sentra batik tulis Giriloyo Wukirsari Imogiri Bantul. Terdapat beberapa kendala yang dialami oleh pengrajin batik yang ada disana, salah satunya terkait pemasaran yang kurang maksimal.

Kurang menghargainya warisan budaya dan literasi akan proses pembuatan batik menyebabkan banyak anggapan bahwa batik tulis itu mahal. Untuk membuat satu kain batik tulis membutuhkan waktu 1 bulan hingga 3 bulan, tergantung dari kerumitan motif itu sendiri. Sehingga wajar jika batik tulis ada yang harganya sampai jutaan. Beberapa hal yang perlu disosialisasikan adalah tentang besarnya potensi pasar batik tulis melalui workshop dari pemerintah daerah.

Penulis : Syahidul Hakim